Jangan Terbawa Emosi ketika Berdagang Valas!

emosianAda banyak para trader yang mengabaikan emosi mereka ketika berdagang forex. Mereka mengira bahwa hal tersebut tidak membawa hal yang signifikan dalam perdagangan mereka. Sadari bahwa sesuatu yang dilakukan dengan emosi akan membawa dampak buruk cepat atau lambat. Hal ini juga berlaku dalam forex trading di mana mempelajari psikologi trading yang erat kaitannya dengan emosi merupakan hal yang sangat penting. Apabila hal ini diabaikan, tidak menutup kemungkinan untuk mengalami berbagai masalah seperti yang disebutkan di bawah ini:

Melakukan analisa yang kurang maksimal

Terbawa emosi ketika berdagang valuta asing memang sangat merugikan karena Anda akan kehilangan konsentrasi dan fokus ketika menganalisa pergerakan pasar. Anda yang seharusnya tahu bahwa nilai mata uang akan menurun, justru memprediksi bahwa nilai mata uang akan naik sehingga hasil analisa menjadi kurang memuaskan.

Seorang trader sebaiknya tidak terbawa emosi ketika melakukan perdagangan, apalagi ketika menganalisa. Pentingnya hal ini karena analisa forex merupakan salah satu kunci sukses untuk meminimalisir kerugian dan mendapatkan keuntungan. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan ketika sedang sedih, marah, atau kehilangan mood? Sebaiknya tunda dulu perdagangan Anda dan cari solusi untuk masalah yang sedang dihadapi. Ketika Anda sudah mendapatkan mood dan feel Anda kembali, silahkan untuk membuka posisi dagang. Bagi yang ingin mempelajari psikologi trading, silahkan kunjungi berbagai situs terkait atau forum yang berhubungan dengan trading forex.

Mengambil keputusan yang salah

Erat kaitannya dengan poin sebelumnya di mana Anda melakukan analisa yang kurang maksimal. Yup, hal selanjutkan yang akan terjadi adalah Anda akan mengambil keputusan yang salah. Contohnya ketika prediksi Anda mengindikasikan bahwa pergerakan mata uang akan turun padahal sebenarnya naik dan Anda memilih untuk membuka posisi jual, jelas Anda telah mengambil keputusan yang salah. Hal ini pula yang akan membuat Anda merugi.

Mengalami kerugian besar

Yup, masalah satu ini tidak akan dapat dihindari atau diminimalisir jika sudah melakukan analisa yang kurang maksimal dan mengambil keputusan yang salah. Dapat dipastikan Anda akan mengalami kerugian besar, apalagi jika Anda tidak memasang stop loss.

Seorang trader pemula pernah bercerita bahwa dia pernah mengalami masa-masa sulit karena terus menerus mengalami kerugian. Tak tanggung-tanggung hampir ¾ modalnya ludes akibat kesalahannya sendiri. Jelas, penyebab utama dari masalah ini adalah tidak adanya pengendalian emosi ketika berdagang. Dia mengatakan bahwa dia lebih memilih untuk mengikuti emosinya dibandingkan dengan logikanya. Ya, kala itu dia sedang untung dan berencana untuk terus menerus berdagang. Sayangnya, karena dia memiliki masalah pribadi yang masih terus kepikiran, akhirnya dia sering melakukan kesalahan. Alhasil, keuntungan awal yang didapat habis. Hal ini membuat emosinya terpancing dan dia pun memutuskan untuk terus berdagang.

Tahukah Anda apa yang terjadi selanjutnya? Yup, dia rugi besar apalagi dia baru sadar bahwa dia tidak menggunakan fitur stop loss sehingga tidak ada yang bisa dia lakukan untuk menjaga resiko kerugian.

Informasi di atas sangat bermanfaat sekali untuk Anda yang belum begitu memahami pentingnya mempelajari psikologi trading. Mengikuti emosi hanya akan menjerat dan membawa Anda pada kerugian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *