Forex1

Apa yang akan terjadi kepada seseorang yang ingin menjelajah hutan tanpa rencana dan persiapan yang matang? Kemungkinan besar dia akan tersesat, terperosok ke dalam jurang, atau bahkan dimangsa hewan buas. Tidak dapat dipungkiri bahwa segala sesuatu yang dikerjakan tanpa rencana yang matang hanya akan menuntun Anda pada kegagalan dan kerugian. Ini juga dapat diartikan bahwa melakukan segala sesuatu itu tidak perlu terburu-buru, dipikirkan terlebih dahulu baru kemudian bertindak.

Berbicara soal rencana, dalam berdagang valuta asing, para trader juga diharuskan memiliki rencana agar mereka tahu apa yang harus dan tidak harus dilakukan. Apakah Anda seorang forex trader pemula? Jika iya, selain belajar tutorial dasar trading forex, Anda juga disarankan untuk membuat trading plan. Hal ini sangat penting untuk dilakukan kecuali jika Anda ingin mendapatkan kerugian seperti berikut ini:

Gagal mengontrol emosi

Trading plan berisi tentang strategi, manajemen resiko, dan manajemen keuangan yang akan Anda terapkan nantinya dalam berdagang forex. Dengan adanya hal ini, perdagangan Anda akan menjadi tertarget dan terarah. Misalnya, jika Anda menetapkan manajemen resiko kerugian Anda 10% dari modal awal, Anda tentunya akan berhenti berdagang ketika kerugian sudah mencapai titik 10% tersebut. Sebaliknya jika tidak ada plan sama sekali, Anda akan gagal mengontrol emosi dan melakukan analisa, kemudian Anda akan melakukan perdagangan sesuka hati. Sadari bahwa hal ini merupakan kesalahan besar karena akan sangat merugikan Anda.

Jangan anggap emosi merupakan hal yang sepele dalam forex trading karena sudah ada banyak trader yang pada akhirnya akunnya diblokir dan mereka tidak dapat berdagang lagi karena saldo di akunnya minus lantaran sering mengalami kerugian akibat emosi yang tidak bisa terkontrol.

Gagal mempertahankan keuntungan dan mengurangi resiko kerugian besar

Ketika keuntungan sudah didapat, kebanyakan para trader memutuskan untuk meneruskan perdagangan dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi. Sebaliknya, ketika mengalami kerugian, sebagian besar trader bukannya memutuskan untuk menutup posisi dagang dan keluar pasar, melainkan justru kembali berdagang untuk mengembalikan modal yang sudah hilang. Kedua hal ini disebabkan karena tidak adanya trading plan sehingga emosi menguasai pikiran para trader. Sadari ketika terus berdagang padahal sudah cukup untung atau sudah rugi, Anda akan gagal mempertahankan keuntungan dan mengurangi resiko kerugian besar. Hal ini tentu bukanlah hal yang baik karena hanya akan membuat trading menjadi sia-sia dan kehilangan sejumlah uang.

Di lain sisi, jika Anda memiliki trading plan yang jelas di mana Anda tahu kapan harus berhenti berdagang ketika sudah mendapatkan keuntungan atau sudah rugi puluhan dollar, Anda pastinya bisa mempertahankan keuntungan dan mengurangi resiko kerugian besar. Di samping itu, emosi Anda juga akan terkontrol dengan baik selama Anda menerapkan trading plan sungguh-sungguh. Oya, dibutuhkan kedisiplinan dan konsistensi untuk menjalankan trading plan karena ini merupakan salah satu kunci sukses dalam forex trading. Anda hendaknya tidak hanya menerapkan apa yang sudah ada di dalam rencana perdagangan Anda dalam satu kali transaksi saja, melainkan seluruh transaksi.

Btw, butuh panduan untuk membuat trading plan? Silahkan kunjungi situs-situs terkait forex trading.